Dengan perkembangan AI akhir-akhir ini, khususnya dalam hal proses software/application development, membuat saya lebih khawatir dengan masa depan.
Saya pernah menuliskan di postingan AI dan Gelombang Revolusi, bagaimana saat ini dunia sedang mencari keseimbangan baru. Keseimbangan baru sampai saat ini sepertinya masih belum juga ketemu.
Hari demi hari terlewati dengan berbagai macam update models, tools, metode dan berbagai macam perintilan yang bisa mengubah kondisi. Apa yang terbaik hari ini, bisa jadi sudah tertinggal esok hari.
Adaptasi menjadi kemampuan primer yang sangat dibutuhkan. Bukan lagi saatnya kita melawan, tapi mencoba “berdamai” dengan keadaan. Tentu ini akan melelahkan, berlari terus berusaha mengejar ketertinggalan.
Budaya sehari-hari pun juga berganti. Seakan ada tuntutan, waktu tidak boleh “terbuang” tanpa ada arti. Kegiatan melamun seakan hanya mengisi waktu menunggu coding agent eksekusi. Begitu juga tulisan ini bisa terbuat, karena menunggu kuota coding agent bisa reset kembali.

Masa depan masih belum jelas kelihatan, entah apakah kita semua berhasil bertahan, atau menjadi tertinggal dan ditinggalkan kemudian.
Semoga saja kita semua bisa tetap relevan.